[REVIEW DRAKOR] Jirisan : Pesona Mistis Gunung Jiri

Jirisan

Balik lagi bareng Minme di hari Senin yang cerah saat Minme mutusin buat upload tulisan ini. Oh ya, gimana kabar kalian? Semoga kalian sehat-sehat aja, entah sehat fisik, jiwa, dan juga finansial. Hehe :)
Kali ini, minme bakal bahas drama Jirisan. Drama dengan latar utama gunung yang sebelumnya belum pernah ada. Mari kita bahas pelan-pelan.



Profil Drama

Judul : Jirisan / mount jiri/ 지리산
Screenwriter : Kim Eun Hee
Director : Lee Eung Bok
Genre : Thriller, mystery, drama dan fantasy
Network : tvN
Episode : 16
Release date : 23 Oktober - 12 Desember 2021
 

Cast

Jun Ji Hyun as Seo Yi Kang
Joo Ji Hoon as Kang Hyun Jo
Sung Dong Il as Jo Dae Jin
Oh Jung Se as Jung Goo Young
Jo Han Chul as Park Il Hae
 

Sinopsis

Berlatar belakang pemandangan gunung Jiri yang menjulang tinggi, menceritakan kisah penjaga hutan dan petugas taman nasional Jiri lainnya yang mendaki melalui daerah gunung yang misterius dan belum dijelajahi, mencoba menyelamatkan penyintas dan pendaki yang tersesat. Drama ini berpusat pada misteri yang mengelilingi banyak pengunjung gunung; mereka yang datang untuk membunuh, dan mereka yang datang untuk mengakhiri hidup mereka.

Kesan awal

Dari posternya aja udah keliatan yah, kalau drama ini gelap dan penuh misteri. Sesuai dengan genre yang diangkat yaitu thriller, mystery, action dan gak ketinggalan juga dibumbui fantasy. Jirisan mengusung tema yang terbilang fresh di tengah rentetan drama dengan tema yang itu-itu aja. Dibintangi oleh beberapa artis yang udah nggak perlu diraguin lagi aktingnya, seperti Joo Ji Hoon dan Jun Ji Hyun atau biasa dikenal dengan Giana Jun. Bisa dibilang, drama ini adalah comeback-nya Giana Jun. Mbak-mbak yang satu ini masih kelihatan awet muda banget di usianya yang terbilang sudah matang. Joo Ji Hoon sebagai lawan mainnya pun terlihat lebih fresh di drama ini, ahjussi yang pernah main di drama Hyena dan juga ITEM tampil dengan gaya rambut yang berbeda dan membuatnya kelihatan lebih muda. Jo Ji Hoon kelihatan keren dengan rambut berantakan gitu. O_O



Review

Dari awal episode, pemirsa langsung disuguhi ketegangan sekaligus kemolekan taman nasional gunung jiri. Dengan bantuan efek CGI yang  meskipun sedikit mengecewakan saat adegan menegangkan, Jirisan berusaha untuk memikat hati penonton sejak awal episode.
Drama ini memiliki dua protagonis, yaitu Hyun Joo dan Yi Gang. Sifat yang sama-sama keras kepala membuat keduanya cocok menjadi partner dalam tim. Hyun Joo yang merupakan anak baru juga terbilang cukup gila. Gimana enggak, dia yang notabene anak baru bisa langsung beradaptasi dan mendaki gunung dalam kondisi yang benar-benar ekstrem –bahkan jagawana lain pun nggak mau ambil resiko—hanya untuk menuhin rasa empatinya buat nemuin anak yang hilang di puncak gunung apalagi konsidinya yang lagi nggak fit setelah insiden di puncak. Dia juga bisa dengan cepat mengimbangi Yi Gang, seniornya yang sudah tahu banyak mengenai seluk beluk gunung jiri karena dia orang lokal.
Oh ya, ada satu  hal yang terbilang unik sekaligus bikin bingung. Tanda yang hanya diketahui oleh Hyun Joo dan Yi Gang. Sampai sekarang, Minme nggak paham itu cara baca lokasi persisnya gimana padahal cuma lewat ranting yang ditancepin ke tanah di antara batu-batu yang disusun. (Yang tahu, bisa komen di bawah).
Jirisan menggunakan alur campuran. Ada tiga garis waktu yang digunakan. Pertama masa sekarang, kedua masa lalu sebelum kecelakaan yang menimpa Hyun Joo dan Yi Gang, ketiga tahun 1991. Bingung? Lumayan. Tapi, kalo menurut Minme nggak juga karena semuanya berkaitan sama misteri utama gunung itu. Misteri mengenai pembunuhan yang terjadi di gunung Jiri. Kalau yang suka nebak-nebak bakal seru nonton drama ini karena plot twist yang dihadirkan, dan kalau yang udah jago nebak alurnya mungkin udah bisa nebak dari awal. Kalo bisa. Wkwkwkwk .... red herring bertebaran, say. Hahahha ....
Drama berjumlah enam belas episode ini minme sarankan buat jangan ditonton marathon, karena cukup melelahkan dan di beberapa part cukup membosankan. Minme juga sempat stop, tapi akhirnya lanjut lagi dengan batas dua episode per hari atau kalau senggang. Alhasil, bisa lebih menikmati cerita yang dihadirkan.
Terlepas dari cerita menegangkan nan misterius yang dihadirkan, drama ini juga menampilan eksotisme pemandangan kawasan taman nasional jirisan. Pengambilan gambar nggak main-main menurut minme, memanfaatkan drone untuk mengekspor sudut pandang yang jauh lebih luas adalah pilihan cerdas. Sayang banget kalo melewatkan pemandangan sekeren itu. Apalagi pas scene matahari terbit.

Penutup

Overall drama ini cukup recomended untuk ditonton, apalagi buat kamu yang mungkin bosan dengan tema drama itu-itu aja. Akting yang ciamik, tema fresh, serta misteri yang dibalut dengan rapi memberikan keunggulan tersendiri dari drama besutan sutradara Lee Eung Bok ini.

Sekian review drama kali ini. Minme undur diri, sampai jumpa di review selanjutnya. See ya ....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[REVIEW NOVEL] Second Sister (Putri Kedua)

[REVIEW BUKU] Kesetiaan Mr. X